The Latest

Oct 21, 2014

Tina Lusiany’s invitation is awaiting your response

Tina Lusiany would like to connect on LinkedIn. How would you like to respond?

Accept: http://www.linkedin.com/blink?simpleRedirect=0Sej0OcPsRd3cOe3ASdPoUczARfkh9rCZFt65QqnpKqioViB9Bjnl1oPRVpkJApn9xq7cCej5vs7xBnTpKqjRHpipOpmhKqmRBsyRQs6lzoS4JoyRDtCVFnSRJrScJr6RBfmtKqmJzon9Q9ClQqnpKimtBkClOs3Rx9CQJdD8RcTBFcmAJtzoSe3hWbjRBfP9SbSkLrmZzbCVFp6lHrCBIbDtTtOYLeDdMt7hE&msgID=I8154941043_1&markAsRead=

View Tina Lusiany&n.com/blink?simpleRedirect=3ANnT1UplZSrCAZqSkCsClArCBJpn8Jt71BoSdxbm8JpTpKqlZJrmZzbmNJpjRDrCBHoS5Ot2pSs6UZt2pJbjpOdjdVqj5FbnoSdzwQuyQZpjYOtyZBbSRLoOVKqmhBqSVFr2VTtTsLbPFMt7hE&msgID=I8154941043_1&markAsRead=

You are receiving Reminder emails for pending invitations. Unsubscribe here: http://www.linkedin.com/blink?simpleRedirect=6RLoQkO9n9IoCRRt30Q9jkScmdRqClBrzRIqm5JpioMdz0MczRAqioSej0OcPsRd3cOe3ASdPoUczARfmhFpOoVclZMu6lvtCVFfmJB9C9RsSVRbmoJoS9BrlZJrmZzbmNJpjRDrCBHoS5Ot2pLrSsZt2pJbjpOdjdVqj5FbnoSdzwQuyQZpjYOtyZBbSRLoOVKqmhBqSVFr2VTtTsLbPFMt7hE&msgID=I8154941043_1&markAsRead=

You received an invitation to connect. LinkedIn will use your email address to make suggestions to our members in features like People You May Know. Unsubscribe here: http://www.linkedin.com/blink?simpleRedirect=6QJdD8RcTBFcmAJtzoSe3hWbjRAqmkCdyR1l6NclzxNhPpmtRlIkCMPt4hxqQBymz1nojkOcmRphlBJsSx7sCpehnllj5dPoRl8gPARplpBoQVNu6Jlgk51pSVCk5d1kjAQuzB5kk4Zp6BLr2oVclZMu6lvtCVFfmJB9B4ScSh5hSxmhD9JhB51fmVBqSZkp6BJ9CVRr3RQ9CQJdD8RcTBFcmAJtzoSe3hWbjRBfP9SbSkLrmZzbCVFp6lHrCBIbDtTtOYLeDdMt7hE&msgID=I8154941043_1&markAsRead= Learn why we included this at the following link: http://www.linkedin.com/blink?simpleRedirect=e3wTd3RAimlIoSBQsC4Cej5vs7xBnTpKqjRHpipIsBlBoSBSsCljsClJrThPtmcZoipJbjpOdjdVqj5FbnoSdzwQuyQZpjYOtyZBbSRLoOVKqmhBqSVFr2VTtTsLbPFMt7hE&msgID=I8154941043_1&markAsRead=
© 2014, LinkedIn Corporation. 2029 Stierlin Ct. Mountain View, CA 94043, USA

Oct 17, 2014
Aug 10, 2014

High detailed vs. Ordinary level

Aug 8, 2014

Sang Penuntut ver 2.0

Siapa yang gw maksud udah sangat jelas kan? Yapski dia yang kasusnya sedang berjalan di MK saat ini, dan sidangnya lagi diskors karena harus istirahat sholat jumat.
Kenapa ver 2.0? Karena versi 1.0 nya udah pernah kejadian dikehidupan gw…. Hahahahaha…. (yang ngerti cuma yang di ITB)
Bicara tentang sidang ini yang sedikit luar biasa adalah tuntutan yang super banyak itu bisa jadi cuma 8 tuntutan saja! Selain itu udah terlihat jelas IHSG turun sob! Sejak masa-masa gugatan ini IHSG jadinya turun terus, masa-masa sulit untuk para investor. Statusnya sering banget ngomongin ini.
Sepertinya mungkin masih ada yang gak bisa membaca motif sang penuntut ini. Seperti yang sebuah meme bilang: Vote. Fail. Repeat. Nah seperti itulah. Tuntutan yang paling kebaca itu minta ngebatalin aja hasil yang udah disahkan kemaren…
Semoga aja ini bisa cepet selesai, jgn sampe tambah runyem lagi. Bad for economy.

There is a difference between ‘deciding’ and ‘doing’
Five Frogs on The Log
Aug 7, 2014
Aug 6, 2014

Lusi Bicara Soal ISIS

ISIS dan ajakan mereka untuk orang-orang Indonesia bergabung sudah diberitakan dimana-mana, right?
Baru-baru ini juga setelah pemilu, ada yang masih gak terima jokowi terpilih jadi president dengan alasan yang jelas-jelas black campaign (mau menghapus agama di KTP) padahal itu udah diklarifikasi… Karena itu super ill-informed ku comment. Dan akhirnya berkembang menjadi arah-arah negara Islam aja yang diterapkan di Indonesia. Bicara soal itu katanya khalifah ini akan melindungi orang-orang non-muslim.
Tiba-tiba datanglah soal ISIS dan gerakannya yang super anarkis dan main bunuh-bunuhan… Seakan-akan kalo gak setuju libas aja. Mungkin setelah denger adanya ISIS dia jadi agak gak enak tentang usul negara Islamnya.
Gw pernah diajarkan asas universalitas di agama Islam yang menyatakan “bagimu agamamu, bagiku agamaku.” Walau sebenernya lupa itu asalnya dari surat mana silahkan dikonfirmasi aja kata-kata itu benar apa gak.
Berkaitan dengan itu jelas-jelas tindakan pembunuhan itu salah dan benar-benar gak bisa ditoleransi. Gw pernah baca status dari FB seseorang yang menyatakan mereka juga bisa-bisanya membunuh orang-orang yang agamanya sama makanya mereka layak disebut sebagai teroris. FYI, he’s Moslem.
Abis itu muncul video ISIS di youtube. Wah, parah nih…. Udah dijadiin oprec aja… Dan parahnya tetap ada yang mau ikut, tetap ada yang bilang dia pendukung ISIS, ISIS itu gak perlu dibanned sama Indonesia, bisa ko ISIS tanpa tindakan anarkis menjadikan negara Islam.
Uwo, tanpa tindakan anarkis lho…. Padahal induknya yang nun jauh disana aja recordnya udah mengerikan. Entah bagaimana bilangnya tapi yang jelas membunuh orang ya jelas salah. Walaupun mungkin sebagian bilang kalo jihad ya bukan termasuk dosa. Terus kalo jihad nanti masuk surga. Yakin masuk surga? Yakin itu masuk jihad? Beneran nanti dapet beberapa puluh perawan disurga?
Gak tau deh bener apa salahnya. Yang jelas:
1. Janjinya adalah kalo negara Islam itu bakalan melindungi yang lain. Jadi kalo seandainya maen bunuh-bunuh gini seakan-akan nyawa itu gak ada harganya ya bagian mana yang menggenapi janjinya itu?
2. Walau dibilang melindungi juga sebagai warga negara Indonesia dengan tegas dan jelas gw akan menolak. Yang bukan Islam dianggap apa? Kalo memang negaranya buat Islam ya silahkan buat aja di pulau terpencil yang terpisah yang kepemilikannya punya kalian. Ingat ya, ada alasannya sila pertama di Pancasila berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa. Kata-kata lain yang diusulkan dibelakangnya tidak jadi ditampilkan untuk menghargai agama-agama lain. Makanya negara ini adalah negara demokrasi dari awal terbentuknya bukan negara Islam. Katanya ISIS di Indonesia belon bergerak, ya oke langsung grebek sekarang keburu udah direncanain yang mengerikan-mengerikan.
3. Surga bukan tempat yang bisa senang-senang duniawi semacam itu. Buat apa di surga yang bisa melihat Tuhan dengan mata kepala sendiri langsung masih bisa mikirin yang lain? Apapun bentuk kerjaan yang ada di surga ya itu adalah tanggung jawab yang dikasih Tuhan nantinya. Untuk selama-lamanya dalam keabadian ya kita akan memuji dan memuliakan Tuhan.

Organic chemistry is the chemistry of carbon compounds. Biochemistry is the study of carbon compounds that crawl.
Mike Adam
Aug 4, 2014
Work has to provide MORE than just an income
Rudder of the Day
Jul 30, 2014
Jul 26, 2014

Recombinant DNA Technology

I have presented HBV vaccine production by Saccharomyces cerevisiae on cell and molecular biology course last semester.
It is true that genes for producing the vaccine are on plasmid. Some irritating people are asking me and my group, “S. cerevisiae have plasmid? How come! They’re eukariot! Plasmid is only possessed by bacteria! Is it possible that eukariotic cells can have plasmids?”

And here I will answer. Maybe its too late to give answer, but yea… I have to tell everyone the truth.

Taken from Campbell concepts and connections seventh edition pg. 236:
Yeast also have plasmids that can be used as a gene vector.

Yes they have plasmid. Yes it is extrachromosomal. Yes it is unusual for eukariotic cells to have plasmids. Yeast have one.

Hopefully I can shut them out this time and for other semesters coming forth.

See you at fifth semester.

Jul 25, 2014 / 1 note

Tobacco and Cancer: More Insight

The one substance knwon to cause more cases and type of cancer than any other single agent is tobacco. More people die of lung cancer (nearly 160.000 Americans in 2010) than any other form of cancer. Most tobacco-related cancer come from smoking, but PASSIVE inhalation of secondhand smoke is also a RISK.

Campbell Concept and Connections 2012
See?
Save yourself
Save other people you loved
Save other people you don’t even know
So, stop smoking.

Jul 25, 2014 / 1 note

Cancer and Tobacco

Here are some cancer list which risk factor is tobacco smoke:
1. Lung
2. Colon
3. Rectum
4. Urinary bladder
5. Kidney
6. Pancreas
7. Oral cavity
8. Stomach
9. Cervix

See, its not only mouth and lung. Its nearly all over your body.
Save yourself
Stop Smoking

"Smokers never win"

Jul 23, 2014

Inkonsistensi dan Pantang Menyerah

Jokowi akhirnya dinyatakan menang pemilu presiden kemarin. Siapa yang heran. Banyak lembaga quick count yg menyatakan seperti itu sejak lama.
Kemarin gw sudah bahas tentang langkah politik capres no urut 1. Itupun mungkin memang sedikit meleset. Kenapa? Karena inkonsistensi jawaban mereka.
Bicara tentang inkonsistensi saya pribadi ingin memberi tajuk “Melawan Lupa” seperti broadcast message yang sering muncul sebagai negative campaign tentang Jokowi semasa kampanye.

Apakah sudah lupa kalau:
Kedua pasangan capres cawapres menyatakan menang karena quick count yang berbeda hasil. Tapi ternyata terbukti quick count yang mengunggulkan no urut 1 menolak untuk diaudit dan yang lainnya mengundurkan diri dari LSI. Anda tentu dapat menyimpulkan sendiri. Dulu saat kekisruhan itu ada seorang penelepon ke sebuah acara berita di TV swasta yang menyatakan tidak percaya karena lembaga quick count tersebut dimiliki ‘dikuasai’ oleh masing-masing calon. Tapi terbukti mana yang jujur dan mana yang berusaha merekayasa hasil quick count.
Setelah itu mereka merayakan kemenangan. Tapi karena kisruh mereka bilang akan menunggu real count. Dan tiba-tiba muncullah real count PKS. Yang ternyata juga tidak benar. Pernyataan mereka untuk menunggu real count saya hargai agar yang kalah bisa mengakui kekalahannya.
Hasil quick count yang mengunggulkan Jokowi JK hanya berbeda 1 hingga 2% lho… Yang lain…. Ya… Jauh yang jelas.
Dan kemudian kedua calon menyatakan tidak akan menurunkan massa dan menyebabkan kerusuhan. Hebatnya ada sebuah media yang menyatakan kubu prabowo tidak akan menurunkan massa sedangkan massa pendukung Jokowi akan turun ke jalan. Padahal o padahal apakah kalian sudah lupa siapa yang pertama memberi himbauan untuk tidak memakai atribut dukungan apapun dan turun ke jalan?
Pernyataan mereka juga termasuk menghormati hasil real count nanti pada 22 Juli.

21 Juli, baru 2 hari yang lalu. Berita ramai menyatakan bahwa kubu capres no 1 ingin menghentikan rekapitulasi suara karena menemukan berbagai kecurangan. Jika tidak dituruti KPU akan dilaporkan / digugat. Artinya hasil pemilu akan ditunda hingga pada hari terakhir batas pengumuman. Itulah keinginan mereka. Bukankah begitu? Namun, KPU tentu menolak menghentikan rekapitulasi. Apa alasan bagi mereka menggugat? Laporkan penemuan kecurangan pada MK. Begitulah kata-kata dari pihak KPU dan pengamat politik dari berita-berita.

Entah tepatnya jam berapa kemudian muncul berita kontra. Bahwa tidak akan menghentikan rekapitulasi. Hanya akan menunda pengumuman hasilnya karena masalah kecurangan tadi. Inkonsistensi right?

22 Juli around 3 PM. Saksi dari kubu prabowo walk out setelah menyatakan kubunya akan menolak hasil rekap dari KPU. Inkonsistensi, bukankah semuanya bilang untuk menunggu hasil real count? Ternyata hasilnya pun memperlihatkan keunggulan Jokowi (Hallo quick count yang berbeda). Kemudian pernyataan yang paling membingungkan adalah bahwa prabowo menarik diri.

Ini menarik. Karena penafsiran berbeda memberi hasil berbeda. Menarik diri dari pencalonan presiden atau dari rekapitulasi? Jika dari pencalonan presiden maka disebutkan di salah satu berita bahwa itu berarti ada undang-undang yang dapat membahayakan (mempidakan dengan penjara dan denda sekian milyar) prabowo. Dan diacara tersebut seorang ibu (namanya Nur jika tak salah ingat) menyatakan menarik diri dari pencalonan kemudian mendengar adanya undang-undang yang menyangkut hal ini sudah siap. Ibu ini juga menyebutkan bahwa tidak akan meneruskan penemuan-penemuan yang ditemukan oleh kubu prabowo ke MK. Karena menilai kompetisi ini tidak fair dicurangi (mengesankan bahwa KPU tidak bisa dipercaya, dan bahwa kekalahan mereka adalah mustahil).

Lalu, datanglah Tantowi yang menyatakan Bukan! Prabowo menarik diri dari proses rekapitulasi hasil pemilu. Ada lagi mereka akan meneruskan penemuan indikasi kecurangan ke MK (akan digugat, beneran baru kudengar di TV). Lupa mungkin ada undang-undang tersebut. Kemudian kaget terus ditarik deh apa yang sudah dikatakan.

Dari awal inkonsistensi yang muncul begitu banyak bukan? Ketidakpercayaan pada KPU ini dicurigai bisa (mungkin) menggegerkan hasil ini, bisa juga ingin diulang bahkan KPU dirombak. Di pidatonya bahkan ada yang bersorak ‘KPU dibayar!’. Seperti sudah saya bilang di post sebelumnya bahwa hal ini mengingatkan saya pada pemilihan presiden KM di ITB seperti kata Hanny Septiani ‘SI Sang Penggugat’.

Jadi intinya dia ingin memutarbalikan semua. Jika tidak curang pasti dia menang. Mungkin begitu kasarnya. Mari kita lihat lagi kejadian selanjutnya bagaimana. Kita lihat juga bagaimana kemudian terjadi lagikah inkonsistensi semacam ini? Masihkah inkonsistensi seperti ini akan didukung dan dibangga-banggakan?

Masalah sejarah kudeta, Pak Habibie bilang iya pernah mau pada capres no 1… Jadi mungkin……

Mohon maaf buat Pak Jokowi karena aku masih nulis no 1. Mendikotomikan ini…

Disclaimer: tulisan ini bermaksud untuk melawan lupa. Bukan untuk mendikotomikan rakyat Indonesia. Karena seharusnya kita bersatu kembali sebagai Indonesia Raya!

Jul 22, 2014 / 1 note

A bit about Prabowo’s Political Movement

Setelah dari sebuah toko kue dan roti gw melihat berita saksi Prabowo walk out dan menyatakan gak mau menerima hasil pemilu dan mau menggugat KPU. Tau gak gw teringat apa? Sebagai mahasiswa ITB ada yang langsung muncul kan? Yaitu salah satu calon presiden KM ITB yg mengajukan keberatan ke KM ITB dan menjadikan pemilihan presiden KM di ITB jungkil balik. Walau gak persis seperti ini analoginya. Tapi mirip. Ingat ingat?

Nah setelah gw mengamati ternyata langkah pollitiknya begini: menunda pengumuman. Eh ternyata gabisa. Terus taunya ketemu ide seperti si calon presiden KM ITB itu… Menggugat acara pemilu ini dan tidak menerima keputusan mereka. Kemudian menarik diri dari semua acara pemilu dan rekapitulasi suara ini. Sehingga pada akhirnya harus terjadilah bahwa sekarang tinggal jokowi sendirian yang nyalon. Jadi calon tunggal. Nah inilah kelicikannya (kalo boleh dibilang seperti itu). Di ITB calon tunggal tidak diperbolehkan. Cuma masalahnya di Indonesia aku gatau tuh gimana. Harusnya mungkin gaboleh.
Kemudian Prabowo bilang jangan rusuh jangan turun ke jalan. Baiklah. Itu juga langkah politik.

Jadi intinya hai kalian para pendukung Nomer 2. Bapak Jokowi dan Pak JK. Sabar! Jangan terprovokasi. Gak usah marah. Jangan sampai turun ke jalan. Gak usah marah-marah. Dan jangan termakan perangkap. Kita tidak ingin ada kerusuhan atau kericuhan. Kita ingin hasil pemilu yg jujur dan benar. Jadi biarpun dimainkan dengan langkah politik apapun. Percayalah! Percaya bahwa kita rakyat Indonesia akan selalu menang jika kita bersatu mendukung capres cawapres yang kita pilih. Jokowi dan Jusuf Kalla.

NB: pengen tau penulis Luar negri ngomong apa…. *brb, browsing berita luar*
# Election